3 Rekomendasi Software Untuk Gambar Vektor

Untuk keperluan desain gambar vektor, Anda harus menggunakan software khusus. Berbeda dengan alat manipulasi gambar biasa seperti Photoshop, software vector image lebih mementingkan garis dengan kalkulasi matematika dibandingkan pixel.
Bagi Anda yang ingin mulai belajar vector image, mari pilih software yang akan digunakan terlebih dahulu. Berikut adalah 3 rekomendasi pilihan yang dapat Anda coba:
Adobe Illustrator
Software design vector yang paling populer adalah Adobe Illustrator. Program ini yang paling bagus dan paling sering direkomendasikan. Semua pekerjaan vector image dapat diselesaikan dengan mudah menggunakan program ini. Baik desain simpel sampai proyek desain besar, semua dapat dicover karena tool advance dari Adobe Illustrator.
Walaupun bagus dan tergolong tool standard industri desain, Adobe Illustrator tergolong mahal. Untuk digunakan sebagai alat industri yang legal, Anda harus bayar langganan per bulan. Memang layanan selama berlangganan ke Adobe sangat bagus, tapi tetap saja harganya terlalu mahal.
Selain itu software ini tergolong yang paling kompleks. Banyak opsi fitur tidak dijelaskan dengan baik. Anda perlu ikut training atau belajar tutorial panjang dulu sebelum dapat menggunakan semua tool pada software ini.
CorelDraw
Jika berbicara soal gambar vektor, nama CorelDraw pasti tidak asing. Sebelum Adobe Illustrator umum digunakan, CorelDraw adalah industry standard software untuk kebutuhan vector. Program ini memiliki banyak tool advance untuk manipulasi bentuk dan vector secara bebas.
Software ini bahkan memiliki fitur untuk penyesuaian style kerja Anda. Contoh saja Anda bisa edit menu CorelDraw untuk menunjukkan berbagai tool yang sering Anda pakai. Jadi untuk kebutuhan profesional, performa program ini cukup tinggi.
Sayangnya, CorelDraw memiliki masalah di navigasi. Menu memang bisa Anda ubah dengan bebas, tapi saat awal mengaturnya, Anda pasti akan kesulitan mencari tool tertentu. Hal ini diperparah dengan navigasi board yang disembunyikan secara default. Jadi, Anda harus repot setting awal dulu sebelum programnya nyaman digunakan.
Affinity Designer
Pilihan lain yang dapat dicoba adalah Affinity Designer. Program vector graphics ini terkenal lebih mudah diakses dibandingkan software vector lainnya. Anda bahkan tidak perlu bayar mahal untuk dapatkan program asli jika dibandingkan dengan software seperti Adobe Illustrator.
Untuk penggunaan, Affinity Designer terkenal simple bagi pemula. Anda bisa belajar dengan mudah karena menu – menu dan opsi tool yang sering dipakai intuitive penggunaanya. Banyak tutorial juga tersedia tentang program ini.
Walaupun begitu, ada beberapa fitur yang kurang lengkap untuk keperluan advance. Contoh saja system layering dan auto trace sering dipermasalahkan. Layering yang mudah dilakukan di program lain harus melewati beberapa step di software ini. Sedangkan auto trace bahkan tidak disediakan fiturnya.
Masing – masing software gambar vektor di atas memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing. Pertimbangkan semua aspek tersebut dengan kondisi Anda. Memilih software yang paling cocok akan percepat proses belajar Anda dalam vector graphics design